•  
  • creative gbis kepunton website team
Beranda » MIMBAR FIRMAN » Cerdik Seperti Ular Tulus Seperti Merpati
Sabtu, 28 Agustus 2010 - 00:34:16 WIB
Cerdik Seperti Ular Tulus Seperti Merpati
Diposting oleh : Administrator
Kategori: MIMBAR FIRMAN - Dibaca: 10048 kali

Cerdik Seperti Ular Tulus Seperti Merpati

MATIUS 10 : 16

Tuhan menjelaskan keadaan yang sebenarnya kepada kita bahwa kita diutus seperti domba ditengah-tengah srigala sebagai muridNya. Ini menjelaskan tentang kehadiran kita ditengah kehidupan yang memiliki tingkat kesukaran atau seakan –akan tidak punya perlindungan. Pilihannya harus bijak menyiasati hidup, Sbab itu Tuhan mengajarkan kita untuk cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati.

  • Cerdik Seperti Ular
    • Ular adalah mahluk yang cerdik dan itu sifatnya ( Kej 3 : 1 ). Ular dalam Alkitab lambing kebohongan dan penipuan / penipu ulung ( Wahyu 12 : 9, 14 – 15; 20 : 2 ).
      Matius 10 : 16. Orang Kristen ditantang menyamai kecerdikan ular, artinya suatu kehidupan yang bijaksana sehingga dapat memahami dan mengerti apa yang sedang dihadapi dan apa yang akan dilakukan sebagai agen / utusan Allah di bumi. Terkadang ada musuh-musuh yang menganggu dan membinasakan.

  • Tulus Seperti Merpati 
    • Ciri-cirinya adalah: Tulus ( Mat 10:6 ), Elok rupanya ( Kid 2:14 ), Cantik matanya ( Kid 1:15 ), Merdu suaranya ( Kid 2:14 ), bagus bulunya ( Mazm 68:14 ).
      Merpati dianggap juga sebagai lambang perdamaian. Merpati juga melukiskan :
      Roh Kudus ( Mat 3:16; Yoh 1:32 ), ( Kelemah lembutan Kristus ( Kid 5:12 ), Orang-orang yang berdukacita ( Yes 38:14; 59:11 ).
      Arti tulus hati disini adalah : Hidup yang bersih, murni, polos, baik dan murah hati dalam pekerjaan melakukan kehendak Bapa maka secara otomatis Tuhan akan melindungi kita.

MENGENAL POTENSI KITA

Kita berharga di mata Allah. Mengapa kita berharga di mata Allah ?

  • Sebab kita diciptakan segambar dengan Allah ( Kejadian 1 : 26 – 27 ).
    Jadi ada benih / gen Allah dalam hidup kita. 
  • Yesus melihat potensi yang ada pada kita.
    Kita diciptakan unik oleh Allah. Ketika orang lain menganggap kita kurang tetapi Tuhan mau menerima kita. Ilustrasi : Anak Rajawali.
    Bangun spirit kita, memperbaiki sikap dan prilaku kita, memiliki budaya malu jika tidak menyelesaikan sesuatu dengan baik.
  • Sebab Yesus sangat mengasihi dan menerima tanoa syarat.

MENGEMBANGKAN DNA PENGINJILAN

Ketika kita melayani Allah, kita sedang berkabung dengan Dia dalam apa yang sedang dilakukanNya. Yang utama adalah kita berjalan bersama Allah, kita patuh kepadaNya dan bekerja menurut pekerjaanNya. Sebab Allah adalah pribadi yang paling Injili di alam semesta ini. Dia mempunyai berita dan dialah berita.

Bersaksi adalah menyampaikan melalui sikap & kata-kata, kabar baik tentang Yesus Kristus dalam kuasa Roh Kudus dan menyerahkan hasilnya kepada Allah.

Kesaksian kita tidak bergantung pada pesona kepribadian kita atau pada kekuatan kita sendiri. Adanya perasaan takut bersaksi, adanya kelemahan-kelemahan pada diri kita justru menolong kitauntuk dipenuhi Roh Kudus dan bergantung kepada Tuhan Yesus. Allah ingin berkarya di dalam diri kita dan melalui kita ( Filipi 4 : 13, Matius 28 : 20, Kpr 1 : 8 ). Kebenaran yang memerdekakan dalam bersaksi ialah : Saya tidak mampu melakukan tanpa kuasa Roh Kudus. DEKLARASI

Saya bersaksi melalui kata-kata :

  • Karena Tuhan Yesus memerintahkan demikian,
  • Karena Allah peduli kepada manusia,
  • Karena Allah memberi kuasa Roh Kudus,
  • Karena saya menyerahkan hasilnya kepada Allah.
Kita adalah ciptaan Allah yang unik Tidak ada orang lain seperti kita. Allah telah menciptakan kita sebagi pribadi-pribadi yang unik tapi saying kita jadi menjiplak orang lain.

DNA KESAKSIAN KITA
  • Desire ( Kerinduan )
    • Temperamen menjadi sifat bawaan diri kita, yaitu sifat dasar. Ini besar peranannya sehubungan dengan gaya bersaksi kita. Ketika kita menemukan gaya bersaksi kita. Besar peranannya ialah temperamen kita.
      Apakah kita orang yang introvert ( tertutup ) atau ekstrovet ( terbuka ). Orang-orang introvert justru bisa menjangkau orang yang introvert dan lainya.
      Allah menginginkan kita menjadi diri kita sendiri ( Efesus 2 : 10 )
  • Nature ( Sifat Dasar )
    • Bersaksi adalah suatu ketrampilan yang dapat dipelajari. Seseorang dapat mengembangkan beberapa keterampilan komunikasinya, terutama ketrampilan mendengarkan. Selain itu ketrampilan menghafal ayat-ayat Firman Tuhan.
  • Ability ( Kecakapan )
    • Bersaksi adalah suatu ketrampilan yang dapat dipelajari. Seseorang dapat mengembangkan beberapa keterampilan komunikasinya, terutama ketrampilan mendengarkan. Selain itu ketrampilan menghafal ayat-ayat Firman Tuhan.

MENEMUKAN DNA KESAKSIAN KITA

Caring ( Peduli ), pendekatan melalui membangun hubungan :

  • Pendekatan cara Konfrontasi ( Orang yg gambling dan ceplas ceplos )
  • Pendekatan cara apologetika ( Paham benar apa yg kita katakan )
  • Pendekatan Cara responsive ( sbg respon terhadap orang sakit dll )
  • Pendekatan cara mengundang ( Natal )
  • Pendekatan dengan menawarkan hidup baru ( kesaksian hidup )
  • Pendekatan dengan cara memberi apa yang dibutuhkan 
MELENGKAPI PENGETAHUAN DENGAN EMPAT BIDANG
  • Mengenal Kristus sebagai juru selamat
  • Mengenal Injil
  • Mengenal pikiran dan sikap hati orang yg sesat  (Sangat efektif mengenal pendengarnya)
  • Mengenal ketrampilan dasar dalam komunikasi